PSM Imbang 0-0 Lawan Semen Padang. PSM Makassar harus puas bermain imbang tanpa gol 0-0 melawan Semen Padang FC pada pekan ke-25 BRI Liga 1 2025/26 yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, 1 Februari 2026 malam. Hasil ini membuat PSM tertahan di posisi 5 klasemen dengan 43 poin dari 25 laga, sementara Semen Padang berhasil menjaga catatan tak terkalahkan di kandang dan naik ke peringkat 12 dengan 28 poin. Pertandingan yang berjalan sangat ketat ini ditandai dengan dominasi penguasaan bola PSM (62%) namun minim peluang emas, sementara Semen Padang bermain disiplin dan sukses menutup semua jalur serangan lawan. Imbang tanpa gol ini menjadi hasil pertama tanpa gol di antara kedua tim sejak 2023. BERITA TERKINI
Jalannya Pertandingan yang Ketat: PSM Imbang 0-0 Lawan Semen Padang
PSM tampil lebih menguasai sejak menit awal. Pada kuarter pertama, lini tengah PSM yang dikawal Resky Fandi dan Muhammad Arfan terus mencoba membongkar pertahanan Semen Padang melalui umpan-umpan pendek dan tembakan jarak jauh. Namun, kiper Semen Padang, Teguh Amiruddin, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial, terutama dari sundulan Ramadhan Sananta di menit ke-18. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, PSM semakin menekan. Tendangan bebas dari Wiljan Pluim di menit ke-55 hampir membuka skor, tapi bola membentur tiang. Semen Padang bermain bertahan dalam dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Rafinha dan Roken Tampubolon, meski tidak menghasilkan peluang emas. Pada menit-menit akhir, PSM mendapat peluang emas melalui sundulan David da Silva di menit ke-88, tapi kembali dimentahkan Teguh Amiruddin. Wasit memimpin laga dengan baik tanpa kartu merah, meski ada tiga kartu kuning untuk kedua tim. Skor tetap 0-0 hingga peluit panjang.
Performa Pemain Kunci dan Statistik: PSM Imbang 0-0 Lawan Semen Padang
Teguh Amiruddin (Semen Padang) menjadi pemain terbaik laga dengan 7 penyelamatan krusial, termasuk dua peluang besar dari Ramadhan Sananta dan Wiljan Pluim. Dari kubu PSM, Wiljan Pluim tampil sebagai playmaker utama dengan 3 tembakan on target, sementara Ramadhan Sananta dan David da Silva terus mengancam tapi gagal menjebol gawang.
Statistik pertandingan: PSM unggul penguasaan bola 62%–38%, tembakan 17–7 (6 on target berbanding 2), serta tendangan sudut 9–3. Namun efektivitas finishing PSM hanya 0% dari 6 tembakan on target, sementara Semen Padang berhasil menjaga gawang tetap bersih meski kalah dominasi.
Dampak bagi Klasemen dan Prospek Hasil imbang membuat PSM tertahan di peringkat 5 dengan 43 poin, gagal memperkecil jarak dengan tiga besar (Persib 51, Persija 49, Dewa United 48). Meski tetap aman di zona playoff, PSM kini harus menang di laga-laga berikutnya agar tidak tergelincir. Pelatih PSM, Bernardo Tavares, mengakui timnya kurang tajam di depan gawang: “Kami mendominasi, tapi finishing harus lebih baik. Kami akan evaluasi dan siap di laga berikutnya.”
Bagi Semen Padang, hasil imbang ini sangat berharga. Mereka berhasil menahan PSM yang sedang on fire dan menambah poin penting untuk menjauh dari zona degradasi. Pelatih Semen Padang, Hendrikus Susilo, memuji soliditas pertahanan: “Kami bermain disiplin dan Teguh luar biasa di bawah mistar. Ini poin emas bagi kami.”
Kesimpulan
Imbang tanpa gol 0-0 antara Semen Padang dan Persija Jakarta pada pekan ke-25 menjadi hasil yang cukup mengecewakan bagi PSM yang mengincar poin penuh. Dominasi penguasaan bola dan peluang yang diciptakan tidak diimbangi dengan gol, sementara Teguh Amiruddin tampil sebagai tembok terakhir yang tak tergoyahkan bagi Semen Padang. Meski gagal menambah poin maksimal, hasil ini tetap menjaga PSM di zona playoff. Bagi Semen Padang, satu poin ini sangat berarti untuk menjaga asa bertahan di Liga 1. Liga 1 musim ini semakin ketat—dan pekan ini sekali lagi membuktikan bahwa tidak ada pertandingan yang mudah. PSM dan Semen Padang sama-sama punya pekerjaan rumah besar untuk laga berikutnya. Terus dukung sepak bola Indonesia!
