Leverkusen Dominasi St Pauli di Perempat Final DFB-Pokal. Bayer Leverkusen mendominasi FC St. Pauli dengan kemenangan telak 3-0 dalam pertandingan perempat final DFB-Pokal 2025/26 di BayArena pada 3 Februari 2026. Gol dari Martin Terrier, Patrik Schick, dan Jonas Hofmann memastikan Werkself lolos ke babak semifinal untuk ketiga kalinya secara berturut-turut. Meski St. Pauli tampil cukup berani di babak pertama, Leverkusen semakin menguasai permainan setelah turun minum dan menyelesaikan laga dengan clean sheet. Kemenangan ini menegaskan status Leverkusen sebagai salah satu kandidat kuat juara DFB-Pokal musim ini di bawah asuhan Kasper Hjulmand. REVIEW FILM
Konteks dan Persiapan Pertandingan: Leverkusen Dominasi St Pauli di Perempat Final DFB-Pokal
Leverkusen menjamu St. Pauli di BayArena yang terjual habis di hadapan lebih dari 30.000 penonton. Tim tuan rumah sedang dalam tren positif setelah tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk kemenangan 3-1 di Bundesliga. Hjulmand melakukan tiga perubahan dari laga sebelumnya, memasukkan Lucas Vázquez, Exequiel Palacios, dan Patrik Schick ke starting line-up. Formasi 3-4-2-1 dengan kiper Lukas Blaswich, bek Quansah-Andrich-Tapsoba, serta Grimaldo, Palacios, Aleix García, dan Vázquez di lini tengah. Martin Terrier dan Tillman mendukung Schick di depan.
St. Pauli, yang sedang kesulitan di Bundesliga dengan hanya satu kemenangan dalam delapan laga terakhir, datang dengan ambisi mencapai semifinal untuk kedua kalinya dalam sejarah klub. Pelatih Alexander Blessin memasang formasi 3-4-2-1 dengan Ben Voll di bawah mistar dan menekankan pressing tinggi. Namun, rekor buruk St. Pauli di markas Leverkusen membuat tugas mereka berat. Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi tim tamu untuk membuktikan diri, meski Leverkusen jelas favorit.
Jalannya Pertandingan: Leverkusen Dominasi St Pauli di Perempat Final DFB-Pokal
Babak pertama berjalan cukup seimbang. St. Pauli bermain berani dengan pressing intens dan beberapa kali mengancam pertahanan Leverkusen. Namun, tim tuan rumah lebih klinis. Gol pembuka lahir pada menit ke-32 ketika Martin Terrier melepaskan tembakan voli indah dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan dari lini tengah. Gol tersebut membuat St. Pauli sedikit terpukul, meski mereka tetap mencoba menyerang hingga turun minum. Skor 1-0 bertahan.
Di babak kedua, Leverkusen meningkatkan tempo dan penguasaan bola. Pada menit ke-63, Patrik Schick menggandakan keunggulan dengan menyelesaikan umpan terukur dari Aleix García di tiang jauh. Gol tersebut membuat St. Pauli semakin kesulitan membangun serangan. Leverkusen mengontrol permainan dengan baik dan memanfaatkan ruang kosong di belakang pertahanan tamu. Di masa injury time, tepat menit ke-90+2, Jonas Hofmann menyelesaikan serangan balik cepat dengan penyelesaian tenang setelah menerima umpan silang dari Alejandro Grimaldo. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang, mengantarkan Leverkusen ke semifinal.
Performa Pemain Kunci dan Analisis
Martin Terrier menjadi sorotan dengan gol pembuka yang berkualitas tinggi, menunjukkan ketajaman dan timing yang tepat. Patrik Schick kembali mencetak gol penting dan memberikan ancaman konstan di kotak penalti. Jonas Hofmann masuk sebagai pengganti dan langsung memberikan kontribusi krusial dengan gol penutup, menyelesaikan laga dengan baik. Di lini tengah, Aleix García dan Exequiel Palacios mendominasi penguasaan bola, sementara pertahanan dipimpin solid oleh Edmond Tapsoba dan Robert Andrich.
Bagi St. Pauli, penampilan di babak pertama patut diapresiasi meski kurang efektif di depan gawang. Ben Voll melakukan beberapa penyelamatan penting, tetapi timnya kehabisan tenaga di babak kedua. Secara keseluruhan, Leverkusen unggul dalam efisiensi penyelesaian akhir meski tidak terlalu banyak menciptakan peluang. St. Pauli kalah dalam penguasaan bola dan tidak mampu menembus pertahanan tuan rumah setelah tertinggal. Kemenangan ini semakin memperkuat dominasi Leverkusen di kompetisi piala domestik.
Kesimpulan
Kemenangan 3-0 atas St. Pauli menegaskan kualitas Bayer Leverkusen sebagai tim papan atas yang siap bersaing memperebutkan gelar DFB-Pokal. Performa dominan di babak kedua dan ketajaman pemain pengganti menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki Kasper Hjulmand. Bagi St. Pauli, eliminasi ini mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi piala meski memberikan perlawanan yang cukup baik di awal laga. Kini Leverkusen melanjutkan perjuangan ke semifinal dengan target mencapai final di Berlin. Hasil ini juga memberikan momentum positif sebelum kembali fokus ke kompetisi Bundesliga. Leverkusen tetap menjadi salah satu favorit utama untuk meraih trofi musim ini.
