MOTM Pertandingan Juventus vs Fiorentina. Malam Sabtu di Stadio Artemio Franchi jadi ajang duel sengit yang berakhir imbang 1-1 antara Fiorentina dan Juventus di pekan ke-12 Serie A, 22 November 2025. Filip Kostić buka skor untuk tamu di injury time babak pertama lewat tendangan akurat dari luar kotak penalti, tapi Rolando Mandragora samakan kedudukan tepat setelah jeda dengan gol brilian usai dribel solo melewati dua bek. Hasil ini angkat Juventus ke posisi ketiga dengan 26 poin, sementara Fiorentina tetap mandul kemenangan domestik—cuma satu poin dari 12 laga, terjebak di dasar klasemen dengan selisih gol minus 9. Sorotan utama jatuh pada Mandragora, gelandang Fiorentina yang dinobatkan sebagai Man of the Match berkat performa heroiknya: satu gol, 92 persen akurasi umpan, dan delapan intersep. “Ia beri segalanya, seperti pemimpin sejati,” puji pelatih Paolo Vanoli pasca-laga. Duel ini penuh friksi—tiga kartu kuning dan peluang emas yang terbuang—tapi jadi pengingat bahwa kedua tim butuh momentum cepat jelang akhir tahun. INFO CASINO
Jalannya Pertandingan yang Ketat: MOTM Pertandingan Juventus vs Fiorentina
Babak pertama langsung panas dengan penguasaan Juventus 59 persen, tapi Fiorentina tekan tinggi dan paksa tamu sering salah umpan. Peluang pertama lahir di menit ke-15: Dusan Vlahović sundul lemah yang gampang ditangkap David de Gea. Fiorentina balas lewat serangan balik Moise Kean, tapi tembakannya melebar tipis. Kontroversi muncul di menit ke-28 saat Pablo Marí hampir beri penalti pada Vlahović—VAR batalkan setelah review panjang. Gol pembuka Juventus datang di injury time: Nicolo Fagioli umpan panjang ke Kostić yang lepaskan tendangan melengkung ke pojok atas, 0-1. Babak kedua meledak sejak menit ke-46: Mandragora curi bola di tengah, dribel melewati Manuel Locatelli dan Federico Gatti, lalu tembak keras ke gawang kosong—skor imbang. Juventus tekan balik dengan 14 tembakan, termasuk Haaland—eh, Vlahović—yang ditolak Ranieri di garis gawang. Fiorentina bertahan kokoh, meski kebobolan 18 gol musim ini. Statistik akhir: penguasaan 55-45 untuk tamu, tapi efisiensi tuan rumah unggul dengan satu gol dari tujuh upaya tepat sasaran.
Performa Heroik Rolando Mandragora sebagai MOTM: MOTM Pertandingan Juventus vs Fiorentina
Rolando Mandragora jadi bintang tak tergantikan malam itu, dinobatkan MOTM oleh Football Italia dengan rating 8.5—tertinggi di lapangan. Gol penyama kedudukannya lahir dari insting tajam: ia menang delapan duel, ciptakan tiga peluang emas, dan punya akurasi umpan 92 persen dari 65 sentuhan. “Saya main untuk tim, tapi gol ini spesial,” katanya singkat, senyum lebar di wajahnya. Sebagai gelandang box-to-box, ia isi celah lini tengah Fiorentina yang absen Arthur karena cedera, tekel 12 kali dan intersep delapan—rekor laga. Di sisi Juventus, Kostić solid dengan golnya, tapi Mandragora curi perhatian lewat energi tak habis-habis. Ini performa keduanya musim ini di atas 8.0, angkat rating rata-rata skuad dari 6.2 jadi lebih kompetitif. Vanoli puji: “Rolando beri keseimbangan, ia pemimpin di lapangan.” Tanpa ia, Fiorentina mungkin sudah ambruk lebih awal, mengingat Marí yang jeblok dengan rating 4.5 karena blunder bertahan.
Kontribusi Pemain Lain dan Dinamika Tim
Fiorentina, meski winless, tunjukkan perbaikan di bawah Vanoli: de Gea selamatkan enam tembakan, rating 6.5, sementara Ranieri solid di belakang dengan enam tekel. Kean dan Piccoli beri ancaman depan, tapi tumpul—cuma satu gol dari 10 upaya. Di Juventus, Spalletti frustrasi dengan lini tengah: Locatelli 5.5 karena kehilangan bola krusial, sementara Vlahović—kembali dari cedera—cuma 6.0 dengan satu peluang emas terbuang. Kostić, penyelamat tamu, punya rating 7.5 berkat gol dan tiga assist potensial. Gatti dan Bremer duet kokoh, tapi absen Khephren Thuram karena kartu merah pekan lalu ganggu ritme. Secara keseluruhan, Fiorentina kuasai pressing dengan 22 intersep, Juventus dominasi bola tapi kurang klinis—hanya 20 persen konversi peluang. Friksi muncul saat adu argumen Vlahović-Marí, tapi VAR redakan ketegangan. Hasil ini beri poin krusial bagi keduanya: Fiorentina hindari jurang degradasi, Juventus jaga selisih tiga poin dari puncak.
Kesimpulan
Imbang 1-1 Fiorentina vs Juventus jadi duel imbang yang layak, dengan Rolando Mandragora sebagai MOTM yang curi hati lewat gol dan dominasi tengah. Performa heroiknya beri harapan bagi Viola yang haus kemenangan, sementara tamu selamatkan poin meski tekanan akhir tak berbuah. Bagi Spalletti, ini pelajaran soal finishing; bagi Vanoli, langkah awal benahi pertahanan bocor. Dengan jadwal padat—Juventus hadapi Lazio Rabu nanti, Fiorentina lawan Milan—kedua tim butuh adaptasi cepat. Malam di Franchi ini ciptakan cerita baru rivalitas Tuscany-Piedmont, dan Mandragora jadi simbol ketangguhan. Serie A tetap kompetitif, tapi poin seperti ini bisa tentukan nasib akhir musim.
