4 Feb 2026, Wed

Pertandingan pamungkas fase liga UEFA Champions League

Pertandingan pamungkas fase liga UEFA Champions League

Pertandingan pamungkas fase liga UEFA Champions League 2025/26 di Stadio Diego Armando Maradona berakhir dengan kemenangan dramatis 3-2 untuk Chelsea atas Napoli. Hasil ini menjadi sorotan utama Matchday 8, di mana Chelsea berhasil membalikkan keadaan dari ketertinggalan 1-2 di babak pertama menjadi kemenangan yang mengamankan tempat langsung ke babak 16 besar. Napoli, yang sangat membutuhkan kemenangan untuk bertahan di kompetisi, justru tersingkir lebih awal meski sempat memimpin lewat gol-gol Antonio Vergara dan Rasmus Højlund. Drama comeback ini ditandai oleh brace João Pedro di babak kedua, ditambah kontribusi krusial Cole Palmer dari bangku cadangan. Laga ini penuh emosi, kontroversi penalti, dan momen-momen brilian yang membuatnya layak disebut salah satu pertandingan paling menegangkan di fase liga musim ini. INFO SAHAM

Babak Pertama Penuh Gol dan Kontroversi: Pertandingan pamungkas fase liga UEFA Champions League

Chelsea memulai laga dengan baik di kandang Napoli yang panas. Pada menit ke-19, Enzo Fernández membuka keunggulan lewat tendangan penalti yang tenang ke sudut bawah gawang Alex Meret. Penalti diberikan setelah bola tendangan bebas Reece James mengenai tangan Juan Jesus di pagar betis, keputusan yang memicu protes keras dari kubu tuan rumah. Meski unggul lebih dulu, Chelsea kesulitan mempertahankan ritme karena Napoli langsung menekan balik.
Antonio Conte, pelatih Napoli, tampaknya sudah mempersiapkan timnya untuk bermain agresif demi kemenangan mutlak. Hasilnya terlihat pada menit ke-33 ketika Antonio Vergara, pemain muda berusia 23 tahun yang baru menjalani start keenam di level senior, mencetak gol pertamanya untuk klub kesayangannya. Vergara melakukan turn ala Maradona yang memukau, melewati Moisés Caicedo, lalu melepaskan tembakan rendah yang tak bisa dijangkau Robert Sánchez. Gol ini membakar semangat Napoli, dan tak lama kemudian, pada menit ke-43, Rasmus Højlund menyundul bola dari umpan silang Mathías Olivera untuk membalikkan kedudukan menjadi 2-1 sebelum turun minum. Babak pertama ini menunjukkan ketangguhan Napoli di kandang, di mana mereka jarang kalah dalam beberapa tahun terakhir, tapi juga mengungkap kerentanan Chelsea di laga tandang Eropa.

Comeback Dramatis Chelsea di Babak Kedua: Pertandingan pamungkas fase liga UEFA Champions League

Memasuki babak kedua, Liam Rosenior membuat perubahan penting dengan memasukkan Cole Palmer menggantikan Pedro Neto. Palmer, yang sebelumnya absen karena cedera, langsung memberikan dampak. Pada menit ke-61, João Pedro menyamakan kedudukan dengan tembakan keras kaki kiri dari luar kotak penalti sekitar 25 yard, bola melengkung sempurna ke sudut atas gawang Meret. Gol ini membangkitkan Chelsea yang sempat tertekan, dan Napoli mulai kehilangan tenaga karena cedera yang melanda skuad mereka musim ini.
Napoli vs Chelsea Sorotan UCL, Hasil Dramatis
Napoli vs Chelsea Sorotan UCL, Hasil Dramatis
Napoli vs Chelsea Sorotan UCL, Hasil Dramatis. Drama mencapai puncak pada menit ke-83. Palmer mengirim umpan terobosan yang akurat, João Pedro lolos dari jebakan offside dan menyelesaikannya dengan tenang ke pojok jauh. Gol keduanya ini memastikan kemenangan 3-2 bagi Chelsea, sekaligus mengamankan posisi keenam di klasemen fase liga dengan 16 poin. Napoli, yang finis di luar 24 besar, harus mengakhiri petualangan Eropa mereka lebih cepat. Meski sempat mendominasi di babak pertama, kelelahan dan kurangnya kedalaman skuad karena cedera menjadi faktor utama kekalahan mereka. Chelsea menunjukkan ketahanan mental yang kuat, terutama di laga tandang yang selama ini menjadi kelemahan mereka musim ini.

Dampak Hasil bagi Kedua Tim

Kemenangan ini menjadi pernyataan kuat bagi Chelsea di bawah Liam Rosenior. Mereka berhasil mengatasi rekor buruk tandang di Champions League, mengamankan tempat di 16 besar tanpa harus melalui playoff, dan membuktikan bahwa skuad muda mereka mampu bersaing di level tertinggi. João Pedro, yang sempat kesulitan mencetak gol di Premier League, tampil heroik dengan dua gol brilian, sementara Palmer kembali menunjukkan kelasnya sebagai playmaker. Hasil ini juga meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang fase knockout, di mana mereka akan menghadapi salah satu tim dari peringkat bawah seperti Monaco atau Newcastle.
Bagi Napoli, kekalahan ini menyakitkan. Antonio Conte gagal membawa timnya ke babak knockout, meski mereka juara Serie A. Cedera beruntun, termasuk absennya beberapa pemain kunci, membuat mereka kesulitan menjaga intensitas sepanjang 90 menit. Vergara dan Højlund memberikan harapan di babak pertama, tapi kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi pukulan telak. Napoli kini harus fokus ke kompetisi domestik, sementara penggemar mereka kecewa melihat kampanye Eropa berakhir prematur di format baru ini.

Kesimpulan

Napoli vs Chelsea Matchday 8 UCL benar-benar menyajikan drama tinggi dengan skor 2-3 yang dramatis. Chelsea berhasil comeback heroik berkat brace João Pedro dan assist Cole Palmer, mengamankan spot langsung ke 16 besar sambil mengeliminasi Napoli dari kompetisi. Pertandingan ini menegaskan betapa ketat dan tak terduga format fase liga Champions League musim ini—satu momen bisa mengubah segalanya. Bagi Chelsea, ini kemenangan berharga yang membangun momentum; bagi Napoli, pelajaran pahit tentang ketahanan di tengah krisis cedera. Kini, fokus beralih ke babak knockout, di mana Chelsea siap melanjutkan petualangan Eropa mereka dengan semangat baru.

BACA SELENGKAPNYA DI…

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *